Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Foto:  RMOL)
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Foto: RMOL)

Kota Surabaya, Jawa Timur dinilai bisa jadi seperti Wuhan karena adanya merebaknya penyakit Covid-19.  

Hal itu dikarenakan banyak warga Surabaya yang tidak mematuhi imbauan pemerintah untuk menaati protokol kesehatan.

Terkait hal tersebut, seorang ahli pun ikut angkat bicara.  

Dikatakan oleh Epidemiolog dari Universitas Griffith, Dicky Budiman, kasus Covid-19 di Surabaya masih jauh lebih rendah dari Wuhan, China. 

Kendati demikian, Dicky Budiman mengatakan jika kondisi Surabaya saat ini memang tidak aman.  

Lantaran kasus Covid-19 di Kota pahlawan itu hingga kini terus meningkat.  

Lebih lanjut, diungkapkan Dicky faktor yang membuat Surabaya tak aman yakni adanya klaster-klaster yang timbul akibat mudik lembaran kemarin. 

Selain itu, sebagian masyarakat Surabaya juga belum memiliki kesadaran tentang bahayanya Covid-19.  

"Bahwa (Surabaya) akan seperti Wuhan, saat ini belum karena angka reproduksinya masih 1,6," kata Dicky.  

Dikatakan Dicky angka reproduksi atau R0 di Surabaya masih sebesar 1,6.  

Sedangkan di Wuhan sudah mencapai tiga hingga lima.  

Ia lantas menambahkan jika rencana new normal hanya bisa dilakukan jika tetap konsisten dalam intervensi pandemi melalui testing tracing, serta isolasi secara masif dan agresif. 

Diketahui di Surabaya saat ini jumlah pasien positif Covid-19 yakni 2.216 kasus.