Kapolresta Banyuwangi saat menggelar jumpa pers di Polsek Kabat
Kapolresta Banyuwangi saat menggelar jumpa pers di Polsek Kabat

Seorang mantan Kepala Dusun (Kadus) Mulyosari, Desa Bunder, Kecamatan Kabat, berinisial AH, digelandang aparat polsek setempat. Hal ini setelah lelaki berusia 57 tahun tersebut dilaporkan atas dugaan sodomi kepada karyawannya sendiri yang masih di bawah umur.

Sebagaimana keterangan Kapolresta Banyuwangi, AKBP Arman Asmara Syarifudin SH. SIK. MH, praktek sodomi tersebut sudah terjadi sejak Februari 2018 hingga November 2019. Korban yang berinisial R (13) dan D (15), juga warga yang berdomisili di wilayah Kecamatan Kabat pula.

"Hasil visum korban lalu dikembangkan dengan penyelidikan oleh aparat. Dan pelaku mengakui telah melakukan sodomi terhadap R 5 kali dan D 6 kali," papar AKBP Arman.

Tiap kali melakukan aksinya, pelaku memberi uang kepada korban masing masing Rp 50 ribuan. Sementara kedua korban tak berani menolak karena diancam bakal dikeluarkan dari pekerjaannya oleh pelaku yang merupakan juragan buah.

"Kedua korban ini bekerja sebagai kuli angkut di gudang buah milik pelaku," jlentreh pamen asal Baubau, Sulawesi Tenggara ini.

Ada pengakuan lain dari pelaku kepada aparat, bahwa bukan hanya dirinya saja yang menyodomi korban. Sebelum dia sodomi R maupun D, keduanya sudah pernah melakukan hal serupa dengan orang lain.

"Pengakuan R dan D begitu. Saya menyesal pak," ujar pelaku.

Akibat dari perilaku seks menyimpang itu, korban R mengalami sakit di saluran kemih. Sedangkan D menderita infeksi menular seksual (IMS). Aparat sedang mengembangkan kasus ini. Karena ada indikasi korban maupun pelaku bertambah sebagaimana pengakuan yang sudah dituturkan kepada aparat.